CIAMIS- Maraknya berita fitnah atau hoax terhadap PDI Perjuangan di media sosial Facebook atau Whatsapps, mengundang reaksi para pengurus partai banteng moncong putih Ciamis.

DPC PDI Perjuangan Ciamis melalui Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) tidak segan-segan melaporkan akun facebook, pengguna whatsapp dan pengguna medsos lainya di Kabupaten Ciamis yang menyebarkan berita fitnah atau hoax tentang PDI Perjuangan.

“Karena dengan adanya berita atau postingan fitnah tersebut sangat merugikan PDI Perjuangan,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Ciamis H Oih Burhanudin Selasa (21/8/2018).

Penyebaran berita hoax kata dia marak ketika menjelang Pilkada ataupun Pilpres. Salahsatu contoh berita fitnah atau hoax yang jelas merugikan PDI Perjuangan yakni tentang Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati yang melarang adzan.

“Ini jelas fitnah keji dan mendeskreditkan PDI Perjuangan. Makanya, kami mengambil langkah melalui jalur hukum, agar para pelaku jera,” tegasnya.

Dikatakan, pihaknya sudah melaporkan beberapa akun facebook dan whatsapp ke pihak berwajib dan saat ini sudah di proses.

Pelaporan ini sebagai upaya memberikan pelajaran kepada pelaku dan masyarakat lainnya agar berhati-hati menyebar berita hoax.

“Kami merasa dirugikan dengan berita fitnah dan hoax tersebut, sehingga kami melakukan langkah-langkah hukum demi penegakan keadilan,” katanya.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk menggunakan medsos dengan sebaik-baiknya, gunakan medsos untuk menjaga persatuan dan kesatuan, jangan dipakai sekali kali untuk penyebaran hoax dan fitnah.

“Marilah berpolitik secara sehat, ciptakan kedamaian, jangan menjatuhkan apalagi menyebar fitnah, karena damai itu indah,” tandasnya.(FD)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here